background

Showing posts with label Korean Movie. Show all posts
Showing posts with label Korean Movie. Show all posts

Tuesday, April 23, 2013

Sunny

Seneng banget akhirnya bisa nonton lagi film Korea yang ceritanya bagus. Berawal dari ngacak-ngacakin isi hardisk temen gw, nemu juga film ini :D
Salah satu yang bikin gw tertarik buat nonton film ini adalah tema persahabatan di mana karakter masing-masing pemerannya diceritakan dengan cukup baik, terlebih dengan alur campuran yang diusung oleh film ini. Ceria, bikin terharu juga, cukup ringan untuk disimak, nggak ngebosenin, ada kisah cintanya juga. 

Film ini menceritakan tentang kisah persahabatan tujuh orang siswi sekolah menengah yang sudah 25 tahun berpisah, akhirnya dipertemukan lagi dari sebuah pertemuan secara tidak sengaja di rumah sakit karna salah satu anggota mereka, sang leader, menderita penyakit kanker. Na Mi (pemeran utama) yang saat itu telah menjadi seorang ibu, bertemu Chun Hwa (leader) yang tengah terserang penyakit kanker. Sebagai permintaan terakhirnya sebelum ia meninggal, Chun Hwa meminta Na Mi untuk mencari lima orang sahabat mereka yang lain yang telah lama hilang kontak. Melalui jasa detektif, akhirnya pertama kali Na Mi bertemu dengan  Jang Mi, yang saat dewasa bekerja sebagai agen asuransi. Saat remaja, ia sangat hobi menggunakan bulu mata palsu agar matanya terlihat lebih besar. Kemudian Jin Hee, yang saat dewasa menikah dengan pria kaya, dan banyak melakukan operasi plastik. Dulu saat berkelahi dengan geng cewe musuh mereka, dia yang paling pandai mengeluarkan kata-kata kasar. Mereka berempat inilah yang paling banyak diceritakan di dalam film. Ketika saling bersenda gurau di rumah sakit, bahkan berkelahi dengan siswi SMA demi membela anak tiri Na Mi. Mereka pun kemudian menemukan Geum Ok dan Bok Hee yang bernasib buruk. Geum Ok tinggal di sebuah rumah yang sempit bersama mertuanya yang jahat, sedangkan Bok Hee menjadi wanita club malam yang hidupnya sangat merana. Dulu, Geum Ok sangat kuat meski penampilannya seperti anak sekolahan yang rajin,sedangkan Bok Hee suka bersolek dan bercita-cita menjadi Miss Korea. Su Ji adalah sahabat mereka yang terakhir yang paling sulit ditemukan. Su Ji saat dewasa hanya sekilas diperlihatkan, ia muncul di akhir cerita saja. Saat remaja, Su Ji memiliki paras yang sangat cantik, bahkan mereka sepakat bahwa suatu hari nanti ia pasti sukses menjadi seorang model majalah. 

Akhir film ini bisa dibilang sad ending, pasti tau lah kalau ada yang sakit parah ujung-ujungnya kaya gimana.. Yup, memang menyedihkan. Meski akhirnya mereka kembali bisa bersama, namun leader mereka, Chun Hwa, akhirnya meninggal dunia. 

source: polygrafi.wordpress.com

source: weeatlemon.blogspot.com

Paling seru kalo udah nyeritain masa-masa muda, karna akan ada intrik persahabatan, geng lawan, hingga kisah percintaan. Na Mi sebenarnya adalah siswi baru, namun karna Chun Hwa menyukai tingkahnya yang innocent, ia pun akhirnya masuk ke dalam geng besutan Chun Hwa tersebut. Nama Sunny terbentuk atas hasil kesepakatan mereka bersama. Awalnya Su Ji tidak menyukai Na Mi karna Na Mi berasal dari asal kota yang sama dengan ibu tiri Su Ji. Na Mi sangat mengagumi kecantikan Su Ji. Meski awalnya tidak suka dengan kedatangan Na Mi, akhirnya mereka pun menjadi lebih dekat. Kisah cinta pada film ini muncul ketika mereka bermain di rumah Jang Mi. Kakak Jang Mi membawa teman-temannya ke rumah, salah satu dari mereka bernama Jun Ho sempat menarik perhatian Na Mi yang saat itu menjadi kali pertamanya bertemu dengan Jun Ho. Meski sudah semakin dekat dan terus berusaha untuk bisa lebih dekat dengan Jun Ho, namun ia harus patah hati karna sebenarnya Jun Ho berpacaran dengan Su Ji. Tidak hanya mereka bertujuh, Jun Ho saat dewasa pun diperlihatkan pada film ini. Moment kemunculannya, saat Na Mi ingin memberikan lukisan wajah Jun Ho kepada pria itu karna saat ia remaja belum sempat memberikannya. Perpisahan dari kebersamaan geng Sunny berawal dari seorang murid cewe yang agak psycho, yang awalnya terobsesi untuk menjadi salah satu bagian dari Sunny. Karena perangai buruknya, Chun Hwa tidak menyukai dia. Si cewe psycho itu mulai bertindak aneh ketika di kantin bertemu dengan Na Mi, padahal sebentar lagi Sunny bakal tampil di panggung untuk mengisi acara sekolah. Sahabat Na Mi yang lain berusaha untuk membebaskan Na Mi dari perangkap si cewe psycho, namun tanpa sengaja, Su Ji yang saat itu justru sedang bersikap cool, wajahnya yang mulus itu pun tergores oleh pecahan kaca botol yang ada di dalam genggaman si cewe psycho. Sunny pun berpisah karna akhirnya mereka dikeluarkan dari sekolah. 

(Jin Hee - Chun Hwa - Su Ji - Jang Mi - Na Mi - Bok Hee - Geum Ok)
source: coffeeholifemme.worpress.com

source: kaist455.wordpress.com

Di film ini yang gw kenal cuma Kang So Ra (Chun Hwa) sama Min Hyo Rin (Su Ji), dan baru tau juga kalau yang jadi si cowo ganteng itu yang main di Love Rain.. (dan gw belum pernah nonton Love Rain,haha). Dan...Min Hyo Rin buat gw cantiknya itu totalitas! Mungkin ini kali pertamanya gw liat dia ada di film, karna sebelumnya gw lebih sering liat dia di aktivitas modellingnya. Yang jadi cowonya juga kerennya totalitas!haha.. apalagi waktu pertama kali muncul di film ini. Pokonya suka banget deh sama filmnya, era 80an-nya dapet, suasananya colorful, cowo yang dipilih juga keren :3 kayanya bakal gw tonton lagi deh ni film. Intinya kalo pengen nonton cerita yang ringan, garfik emosional yang naik turun tapi nggak terlalu signifikan, film ini mungkin bisa jadi pilihan :)

source: google.com

source: tumblr.com

source: google.com

Monday, November 26, 2012

Architecture 101

Nemu film bagus lagi dari Korea, judulnya Architecture 101. Genre filmnya romance, yang dibintangi oleh Uhm Tae-woong Han Ga-in, Lee Je-hoon, dan Suzy (Miss A). Pertama kali liat judulnya udah menarik perhatian sih, dan berharap lebih adakah film Korea yang judulnya jadi bakalan Landscape Architecture 101? Mungkin nanti bakal gw bikin kali ya?haha..

 source pic: www.tumblr.com via whiteclay

Salah satu hal yang paling gw suka dari film ini adalah alur maju-mundurnya (apa itu ya istilahnya lupa waktu pelajaran Bahasa Indonesia di SMA) yang rapi dan cukup jelas buat disimak. Jadi film ini menceritakan tentang seorang mahasiswa jurusan arsitektur bernama Lee Seung-min (Lee Je-hoon) yang menyukai seorang mahasiswi dari jurusan entah broadcast atau komunikasi (entah) bernama Yang Seo-yeon (Suzy). Jadi si cewe ini suka ikut kuliah di kelas arsitektur gitu,deh. Awalnay si cowo kira, cewe ini sengaja buat ikut kuliah arsitektur biar bisa deket sama senior cowonya yang paling terkenal di jurusan arsitektur karna kaya plus ganteng. Kedekatan Seung-min dan Seo-yeon kemudian berawal dari ketidaksengajaan mereka mengunjungi sebuah rumah kosong yang perlahan-lahan mulai ditata dengan baik oleh Seo-yeon jadi lebih rapi dan nyaman. Lewat rumah ini mereka jadi lebih sering  ngobrol, pedekate gitu juga,ahaha. Oh ya, Seo-yeon berasal dari Jeju, pulau terindah yang ada di semenanjung Korea. Setelah melalui berbagai hal seputar kisah cinta mereka yang lebih terlihat semacam HTSan itu pun harus berakhir karna sebuah kesalahpahaman. Mereka pun dipertemukan kembali setelah dewasa ketika Seo-yeon yang mengaku telah menikah ingin merenovasi rumah miliknya di pulau Jeju ke sebuah konsultan arsitektur tempat Seung-min bekerja. Dari sinilah kemudian kisah baru dan singkat seputar cinta mereka berkembang, meskipun harus kembali berakhir sedih karna Seung-min udah punya tunangan gitu. Nah, justru scene inilah yang diperlihatkan pertama kali setelah kemudian alurnya menjadi campuran.. Mungkin bakal terlalu panjang kali ya kalo gw coba ceritain lebih detil,jadi di sini bakal coba gw share foto-foto terkait film ini :) 

Berikut ini adalah beberapa spot dari rumah yang dibangun Seung-min untuk Seo-yeon. View langung ke arah laut dan itu bikin ngiler banget buat bisa punya rumah kayak gitu...Suka banget sama jendelanya dan pemilihan warna buat interior rumahnya, dan gw langsung ngebayangin pasti bakal indah banget pas musim gugur :D Waktu masih kuliah, Seung-min pernah bikin maket rumah impian Seo-yeon yang rencananya bakal dia hadiahin ke si cewe sambil mau nembak gitu, tapi sayang niatannya gagal soalnya Seung-min yang lagi nunggu di deket rumah Seo-yeon pas malem-malem, nggak sengaja ngeliat si cewe yang lagi mabuk, dianter pulang sama si cowo populer itu.
 
source pic: www.tumblr.com via ainicted

source pic: www.tumblr.com via ainicted

source pic: www.tumblr.com via ainicted

 source pic: www.tumblr.com via ainicted
Beberapa adegan ketika mereka lagi bareng. Paling suka waktu mereka (versi muda) lagi main-main di atas rel kereta api, sayang gw ga dapet gambarnya yang jelas,haha. Sat hal yang bikin gw sedih adalah waktu Seo-yeon udah dewasa dan berharap cinta dia bisa kembali lagi kayak waktu masih kuliah dulu, harus dikubur dalem-dalem karna Seung-min udah punya tunangan yang bentar lagi bakal nikah. Menurut gw berharapnya banget gitu deh dan Han Ga-in yang sangat cantik itu cukup bagus mengekspresikannya.

source pic: modernkoreancinema.com

source pic: wowkeren.com

source pic: google.com

source pic:google.com

source pic: tumblr.com

Thursday, July 19, 2012

Our Happy Time (Maundy Thursday)

Paling menarik buat gw kalo udah mulai ngebahas film yang ada Kang Dong Won-nya. Berawal dari ketertarikan overall penampilan fisiknya, ternyata aktor yang baru akan menyelesaikan wajib militernya pada bulan November ini juga memiliki talenta yang patut diacungi jempol untuk kemampuan aktingnya. Setelah beberapa filmnya yang udah sempet gw tonton seperti Too Beautiful To Lie, Jeon Woo Chi, Secret Reunion, Temptation Of The Wolf, dan Duelist, akhirnya gw bisa kesampean juga nonton salah satu film terbaiknya, Maundy Thursday atau biasa dikenal dengan Our Happy Time (berdasarkan arti sebenarnya dari judul hangul). Film ini sendiri dirilis pada tahun 2006. Jadi emang udah cukup lama lah ya. Untuk pemeran utamanya sendiri ada Si ganteng plus imut Kang Dong Won dan Lee Na Young.

source pic: dramadownload.net

Pertama liat cover filmnya, gw kira film ini lebih banyak menceritakan full tentang kisah percintaan. Tapi ternyata nggak. Buat gw, pertama kali nonton filmnya sih bingung. Tapi setelah makin ke pertengahan sampai ke akhir film, what a surprise! it's such a good movie! Pernahkah terbayang oleh kita, perasaan seseorang yang hendak menjemput ajalnya karna hukuman mati akibat tindakan kriminal yang dituduhkan kepadanya? Kang Dong Won yang berperan sebagai Yun Soo, merupakan seorang tahanan hukuman mati karena tindakan kriminalnya yang membunuh korban yang terdiri dari tiga orang penghuni rumah (ibu, anak perempuan, dan pembantu rumah tangga) dengan sangat sadis. Tumbuh dari keluarga broken home, iya pun hidup berdua saja dengan adiknya yang buta, sebagai gelandangan. Malang nasibnya, impian untuk membelikan adiknya sepasang sepatu Nike pupus sudah ketika pendapatan hasil mengemis mereka dirampas oleh sekelompok berandalan. Di kala tidur mereka, ternyata nyawa Sang adik pun telah hilang karena sakit dan kedinginan, saat Yun Soo kecil bangun di pagi hari. Itu sebabnya, pagi hari adalah hal yang pali dibenci oleh Yun Soo. Ketika dewasa, Yun Soo bekerja sebagai pengantar barang (lupa apa detil barangnya). Dari situ ia menemukan seorang gadis yang ia cintai. Namun dari sinilah petaka itu datang tidak diduga. Perempuan itu mengandung dan sakit. Ketika itu Yun Soo ingin membawanya ke dokter, namun sayang uang yang dimilikinya dipinjam oleh teman dekatnya dan tidak dikembalikan. Ditawari melakukan kejahatan untuk memperoleh uang oleh temannya yang lain, pembunuhan yang diakibatkan oleh keserakahan Sang kawan membawanya ikut terjebak ke dalamnya. Nasib buruk pun menimpanya, tuduhan tindak kejahatan ditumpahkan seluruhnya kepadanya. 

Penampilan Yun Soo sebelum ia menjadi seorang tahanan hukuman mati
source pic: ssusita.livejournal.com  

Bagaimana kemudian pertemuannya dengan Lee Na Young yang berperan sebagai Yu Jeong? Seorang gadis yang berasal dari keluarga kaya ternyata tidak selamanya bahagia. Memiliki pengalaman buruk ketika usianya masih 15 tahun membuatnya benci kepada ibunya yang saat itu tidak mempercayai dan justru menyalahkan Yu Jeong yang hendak mengadu. Sudah tiga kali ia mencoba untuk bunuh diri. Hingga dewasa pun ia tetap membenci ibunya. Menurut gw kehidupan dan kondisi kejiwaan dia suram banget. Sampai akhirnya ia pun dipertemukan dengan Yun Soo oleh seorang suster yang dekat dengan Yu Jeong. Yu Jeong memang pandai menyanyikan lagu kerohanian (anthem). Bahkan sempat saat itu adik Yun Soo menjadi penggemar suara merdu Yu Jeong. Istilahnya tuh supaya Yun Soo bisa lambat laun taubat lah ya. Tapi justru karena kesamaan kefrustrasian masing-masinglah mereka pun mulai dekat dan bahkan sepertinya terlihat saling suka,hehe.  

Pertemuan mereka yang bikin tegang, masing-masing keras kepala
source pic: hangukyeonghwa.wordpress.com

They could be loving each other :3
source pic: boygirlband.wordpress.com

Ada beberapa hal terkait film yang sempet gw perhatiin. Misalnya, cara pengambilan gambar waktu mereka lagi ngobrol di ruang besuk yang kalo udah biasa nonton film Korea, pasti tau kalo mereka dibatasi oleh kaca yang bagian tengahnya ada lubang buat suara. Cool here! Refleksi wajah lawan bicaranya sengaja diperlihatkan!

source pic: asianflicksanddramas.blogspot.com

source pic: beyondhollywood.com

Ada juga salah satu adegan paling menarik dan bermakna, ketika ibu dari korban (pembantu rumah tangga) yang sebenarnya murka dan sakit hatinya karna ulah Yun Soo justru ingin memaafkan Yun Soo sebelum pria ini dihukum mati. Ekspresi ibu itu waktu antara marah dan ingin memaafkan itu lho yang keren settingannya menurut gw.

source pic: rachelc11.edublogs.com

Satu yang paling menarik. Selain Yun Soo, ada satu orang lain yang juga bakal dihukum mati. Ternyata panggilan petugas rutan tidak selalu baik, tidak seperti panggilan bagi penghuni rutan ketika ada kerabatnya yang hendak menjenguk. Betapa hopelessnya orang yang bakal dihukum mati ketika hari itu merupakan ajalnya. Di situ ekspresi Sang pemain kemudian menjadi andalan adegan tersebut. Begitu juga dengan Yun Soo yang pada akhirnya harus menemui ajalnya. Dua orang petugas menggiringnya ke ruangan eksekusi. Dari mulai dipanggil sampai dieksekusinya itu lho, bikin gw berpikir dua kali, ternyata alasan pemerintah kita untuk tidak menghukum mati penjahat kelas kakap adalah karna suatu perasaan tersebut yang bisa dijelaskan pada film ini. Ceritanya keren, sutradaranya juga keren! Ooo..jadi gini kalau orang akan dihukum mati.. Overall, Kang Dong Won memang keren! Dia menurut gw udah berhasil sukses memerankan berbagai jenis genre.    
Penasaran dengan filmnya? Bisa dicek [di sini]

More from the pics
(1) Salah satu adegan ketika penghuni rutan sedang melakukan tugas kebersihan dan saling berinteraksi dengan baik. Ketika itu merupakan kebahagiaan pertama kali bagi Yun Soo. Dari sini gw juga jadi mulai merhatiin perbedaan pakaian mereka. Yang pake baju coklat mungkin tahanan dengan hukuman tahun yang ringan, sedangkan yang pake baju biru dengan jahitan plakat berwarna merah merupakan tahanan dengan hukuman mati.
source pic: rachelc.edublogs.com

(2) Ekspresi kecemasan dan kesuraman yang sering terlihat pada Yun Soo
source pic: thundiesprattle.com

(3) Cover ini menurut gw lebih unyu, soalnya Kang Dong Won-nya jadi keliatan lebih manis :3 *hehe, lupakan
source pic: homecinima.blogspot.com

Wednesday, January 25, 2012

You Are My Pet

Satu lagi film Korea yang sangat dinanti-nanti kemunculannya (salah satunya gw) adalah You Are My Pet. Sang aktor utamanya, Jang Geun Suk, tentu saja untuk urusan kemampuan acting tidak pelu diragukan lagi. Buat gw dia adalah artis multitalenta, mulai dari main drama, film, nyanyi, juga iklan. Dengan ketenarannya itu juga dia sempat menjadi artis yang sangat dielu-elukan oleh penggemarnya di negeri Jepang (sampai saat ini juga). 

 source : Korean Drama Online

  source : Kpopfever

  source :ktvshow

Oke, mungkin itu sekilas dari Jang Geun Suk. Kembali ke film You Are My Pet, sebenarnya film ini adalah adaptasi dari dorama Jepang yang pernah diperankan oleh salah satu personel Arashi, Jun Matsumoto. Korea sepertinya ingin juga memperoleh kesuksesan serupa dengan mengorbitkan artis-artis ternamanya seperti Jang Geun Suk dan Kim Ha Neul. Film ini menceritakan tentang kisah seorang wanita metropolis yang hidup sendirian di sebuah apartemen dengan segala gaya hidup perkotaannya dan karier sebagai seorang fashion editor. Suatu hari ia dikejutkan oleh sebuah box yang tidak disangka-sangka berisi seorang pria imut yang tergeletak lemas di dalamnya. Akhirnya Si wanita tersebut segera membawa Si pria ke dalam apartemennya. Oleh karena perlakuan dan perawatan yang diberikan seakan-akan seperti seekor 'anjing', ia pun memutuskan untuk merawat Si pria malang yang mengaku tidak memiliki tempat tinggal sebagai 'peliharaannya'. Memang agak aneh sih ~.~ bahkan si cowo itu dikasih nama Momo. 

Kalau dorama Jepangnya sendiri, gw baru sempet nonton satu episode sih. Ada beberapa perbedaan juga kalau harus dibandingkan. Misalnya, kalau dorama Jepang, pemeran utama cewe sebelumnya punya cowo dengan karier yang lebih rendah dari dia tapi putus karena si cowo udah punya pacar yang udah hamil juga (waduh -..-). Kalau versi Korea, pemeran utama cewe lagi naksir sama cowo temen kuliahnya dulu yang ganteng dan kariernya juga lebih oke lah, tapi nggak jadi pacaran soalnya si cewe pernah kepergok lagi deket-deket gitu sama Momo (gimana ya bahasanya?) (-..-")? Perbedaan yang lain, kalo Momo versi Korea nggak ada latar belakang mafia sama sekali, tapi kalau Momo versi Jepang, ayah dia adalah seorang mafia.

 source : riechanster from blogspot
Sebenernya gw agak sedikit kecewa sama film ini, kalau bisa dibilang terlalu kebarat-baratan. Dulu, waktu jaman-jamannya My Sassy Girl, Windstruck, The Classic, Love Concerto, Daddy Long Legs, kesan Koreanya dapet banget pokoknya. Kalau di film ini udah terlalu mengadaptasi budaya barat, sepertinya yang versi Jepang lebih oke sih. Satu hal yang paling bikin kurang nyaman adalah cover filmnya yang terlihat vulgaar..padahal kalo menurut gw nggak sebegitunya juga di isi filmnya (di sini gw coba pilih yang lebih wajar saja,hehe). Secara keseluruhan dari jalan cerita sih udah bagus, nggak bikin bete juga dan kadang-kadang kocak. Seperti biasa Jang Geun Suk adalah yang terbaik (walapun dia bukan bias gw). Ada lagi salah satu poin yang menarik perhatian gw, Jong Hoon Sang gitaris FT Island yang sangat dan selalu tampan itu juga ikut main di film ini, walaupun cuman sebentar (sebentar banget malah). Di sini dia berperan sebagai adik dari Kim Ha Neul yang juga ngebantuin Jang Geun Suk buat bisa tinggal di rumah kakak perempuannya itu.

 source : Islandshinee from wordpress

Friday, August 19, 2011

Finding Mr. Destiny

Sebenernya udah lama gw nyimpen film ini, cuman baru sekarang aja sempet ditonton,hehe.. Finding Mr. Destiny dengan kemunculannya, sekaligus menjadi karya comeback bagi Gong Yoo selepas masa wajib militernya, ditemani dengan si imut Im Soo Jung yang banyak dikenal melalui serial dramanya yang berjudul I'm Sorry, I Love You dan karya filmya bersama Rain, Cyborg Girl. Film ini sendiri rilis pada tahun 2010. Tidak jauh dengan konsep cerita yang banyak dibawakan, film ini menghadirkan kisah bergenre romance - comedy

 source : gooffythegreat from lautan indonesia

source : gooffythegreat from lautan indonesia

Menceritakan tentang seorang perempuan bernama Seo Ji Woo (Im Soo Jung) yang sedang berpergian ke India, bertemu dengan cinta pertamanya, Kim Jong Ok. Sejak saat itu, selama  hingga 10 tahun Ji Woo tidak dapat melupakan laki-laki yang ia jumpai itu. Seorang pilot yang ingin melamarnya pun ditolaknya. Perempuan yang berprofesi sebagai sutradara sebuah pertunjukan teater ini pun membuat panik sang ayah. Dibawalah ia ke sebuah perusahaan yang bertugas untuk membantu dalam menemukan cinta pertama seseorang. Di tempat itu, Ji Woo bertemu dengan Han Gi Joon (Gong Yoo) yang membantu perempuan tersebut dalam pencarian sang cinta pertama. Selama proses pencarian tersebut, tidak dapat dipungkiri jika mereka akhirnya saling menyukai, meskipun pada awalnya Ji Woo tidak tertarik dengan Gi Joon yang berpenampilan kuno dan terlalu memperhatikan masalah kebersihan secara berlebihan. 

Salah satu adegan pada saat Gi Joon masih bekerja sebagai salah satu bagian dari agen perjalanan. Dari penampilannya, bagi penggemar serial Winter Sonata pasti tau, siapa gerangankah peran yang sedang ditampilkan oleh Gi Joon? Ya..dia adalah Bae Yong Jun :D

source : grntealatte from wordpress

Film Korea memang tidak banyak terlepas dari kisah-kisah romantisnya. Contoh yang menarik (meskipun sebenarnya sudah sangat klasik) menurut gw adalah ketika Ji Woo pertama kali berpisah dengan Jong Ok (yang saat itu diilustrasikan dengan Gong Yoo juga) setelah keluar dari bandara sesampainya di India. Intinya Ji Woo berkata seperti ini, "Jika berjodoh, kita pasti akan bertemu lagi" (klasik tapi... :3).

source : ayedramakojep from blogspot

Hal lain yang membuat film ini menjadi menarik adalah pemilihan setting luar negerinya yang berada di India. Di dalamnya diperlihatkan suasana di salah satu kota di negara tersebut (kalau tidak salah New Delhi) yang menggambarkan keadaan pada wilayah stasiun, pasar (pusat perbelanjaan), pemukiman penduduk, juga transportasi khas yang berada di sana. Ji Woo juga sempat mencoba mengenakan pakaian tradisional India. Ketika berada di restoran, ia pun belajar menggunakan tangannya untuk makan, tanpa sumpit ataupun sendok.
 
source : iluvjin from wordpress

Setting di India sebenarnya hanya diperlihatkan sebagai flash back yang menceritakan perjalanan Ji Woo dengan laki-laki yang dijumpainya. Selebihnya, film ini lebih banyak menceritakan kehidupan Ji Woo ketika ditemai Gi Joon dalam pencarian seorang Jong Ok. Selain itu, juga ditampilkan pekerjaan Ji Woo sebagai sutradara beserta rekan-rekan kerjanya.
source : http://www.lautanindonesia.com/forum/index.php?topic=87845.0

Sunday, January 23, 2011

19 (Nineteen)

Akhirnya setelah sekian lama nungguin film ini keluar (bajakannya yang pasti, karna yang asli juga ga ada :p), kesampen juga buat bisa nonton filmnya.


Hal pertama yang menarik dari film ini adalah terlibatnya T.O.P (Big Bang), Seungri (Big Bang), dan Heo YiJae (Prince Hours) sebagai pemain utama di dalamnya. Cerita ini berawal dari sebuah kasus pembunuhan yang membuat ketiganya terlibat sebagai tersangka hingga secara tidak sengaja, mereka melarikan diri bersama dari kejaran polisi. Meskipun memiliki latar belakang keluarga yang berbeda-beda, satu hal yang membuat mereka sama adalah usia mereka yang masih 19 tahun. Mungkin, ini juga yang membuat judulnya bernama '19'. Film ini juga menarik karena di dalamnya terdapat pesan tentang bagaimana seharusnya sikap seseorang dalam menghargai sebuah kehidupan. Selama pelarian mereka bertiga adalah bagian yang paling menarik dari film '19'.

Setting pertama kali ketika mereka saling bercerita satu sama lain kalau sebenarnya mereka sama sekali tidak bersalah. 

Selama pelarian. Di sini penampilan mereka sudah berubah. Sebelumnya mereka sama-sama mengumpulkan uang untuk bisa bertahan selama masa pelarian itu. Sempet bingung juga, kira-kira siapa di antara mereka yang bisa mengelola dengan baik uang itu. Tapi ujung-ujungnya mereka pun 'kalap'! Gimana nggak? Peran Seungri di sini adalah anak orang kaya dengan cek bernominal cukup besar yang dia bawa. (Di sini T.O.P-nya kocak banget sampe beli kaca mata gaul segala XD)

Pertemuan mereka dengan pelaku sebenarnya.

Tuesday, August 10, 2010

About Temptation of The Wolves

Sebenernya Temptation of The Wolves itu film Korea yang udah cukup lama dirilisnya, cuman kebetulan aja kemarin baru kesampean nonton gara-gara lagi mulai suka sama salah satu aktor yang main di film itu, Kang DongWon (hehe). Oppa keren banget waktu main di Secret Reunieun di mana dia berperan sebagai agen rahasia dari Korea Utara yang berpisah sama keluarganya dan tinggal di Korea Selatan. Scene dia waktu lagi di dalam pesawat, bagian paling terakhir banget dari film itu, jadi bukti kalau harus diakui oppa itu memang bener-bener cool...gyaaa XD (dasar fangirl!).

Image and video hosting by TinyPic


Image and video hosting by TinyPic

Awalnya dikasih info sama temen kuliah tentang film ini. Ceritanya kayaknya lumayan bagus. Seperti biasa seputar cinta segitiga, tapi salah satu cowonya harus berakhir dengan meninggal karena suatu penyakit. Yaa, memang jadi 'langganan' di film-film Korea, salah satu pemainnya biasanya ada aja yang meninggal dan pasti gara-gara penyakit. Ujung-ujungnya film ini bikin nangis juga...dan yang meninggal ternyata perannya Kang DongWon. Di sini, Kang DongWon yang berperan sebagai TaeSung yang ternyata suka sama kakak tirinya, pemeran utama cewe. Mereka udah lama pisah dan akhirnya ketemu lagi waktu mereka SMA. Mereka ketemu nggak sengaja, di tengah-tengah keramaian gara-gara ada yang berantem. Waktu si pemeran cewe yang bernama HanKyeong sama temen-temennya lagi ada di jalan sambil bawa payung sendirian karena hujan, tiba-tiba TaeSung yang waktu itu lagi mau berusaha buat menghindar dari keributan itu ngehampirin HanKyeong dan akhirnya mereka jadi sepayung berdua gitu...huaaa :D . HanKyeong yang baru patah hati karena orang yang dia suka ternyata udah jadi pacar temennya langsung aja 'meleleh' gara-gara face to face gitu sama TaeSung...(pasti fansnya Kang DongWon langsung girang ngeliat dia muncul pas bagian ini. termasuk gw)
Ini scene yang paling gw suka,hehe.

Image and video hosting by TinyPic

Harusnya masih ada satu lagi aktor utamanya, dia namanya HaeWon (tapi ga tau nama aslinya siapa) yang akhirnya jadi sama HanKyeong. Kasian sama TaeSung deh...nunanya ga bisa jadi pacarnya si..

Image and video hosting by TinyPic

Film ini ceritanya memang sederhana, tapi cukup menarik juga dan berhasil bikin gw terharu di akhir ceritanya karena TaeSung yang bener-bener suka sama kakak tirinya sampe akhirnya dia meninggal dan mendonorkan matanya buat temen Koreanya yang buta waktu dia berobat di Australia. Si teman itu ketemu sama HanKyeong dengan mata barunya dari TaeSung yang artinya TaeSung masih bakal bisa ngeliat nunanya walaupun sebenernya di udah nggak ada lagi di dunia.

Huaa...film Korea emang jago kalau udah bikin film yang romantis dan sedih!
Cute Line Smiley Cute Line Smiley Cute Line Smiley