background

Sunday, October 19, 2014

Pengen Move On

Jadi,akhirnya nulis lagi karna lagi galau..akhir-akhir ini lagi sangat mudah stress dan emosional. 

Sekarang gw kerja di sebuah biro arsitek di Jakarta,di divisi landscape-nya. Udah satu tahun. Alhamdulillah so far berjalan lancar dengan segala lika likunya,yah namanya juga kerja. Bermodal kesabaran dan fokus buat jadi lebih baik,alhamdulillah bisa mensyukuri feedback yang didapet yang ngga pernah nyangka sebelumnya. Walaupun memang gw selalu bermimpi buat jadi ilustrator yang dikenal banyak orang, lebih passionate lah ketimbang jadi arsitek lanskap yang banyak dikenal. 

Entah kemudian dari mana kesetressan dan rasa emosional itu dateng ketika sedang menikmati kerja. Penyakit lama kuliah dateng lagi. Terlalu menggebu-gebu akan suatu hal. Ngeforce diri buat ngefreelance di bidang yang sama dengan kerjaan kantor meskipun skalanya kecil. Entah ketika lagi banyak-banyaknya kerjaan di kantor. Setiap pulang kerja dan dan weekend selalu kepikiran 'utang' itu yang ngga kunjung fix. Kesetressan bertambah gara-gara terlalu ikut ngurusin politik, berargumen cukup keras dengan beberapa orang yang menurut gw terlalu berlebihan di dalam meng'imani' pilihannya. Gw punya temen yang kita beda pendapat. Tapi dia lebih rasional dan santun berdasarkan argumen kebangsaan yang bisa diterima. Gw suka. Tapi selalu ngga sreg dengan orang-orang lain yang gw sebutkan tadi. Sejak temen-temen yang biasa deket pas kuliah udah misah-misah,hampir di banyak weekend selalu kelabu. Maklum pacar ngga selalu tiap weekend bisa hangout seneng-seneng bareng. Di rumah pun sepi karna kerap kali sibuk masing-masing walaupun ngga selalu. Jadi akumulasi strees gw adalah karna memforce bekerja dengan kebutuhan berfikir yang cukup tinggi, mudah emosional karna masalah politik dan hal-hal lain yang ngga bisa disebutkan satu per satu (oh ya tentang orang-orang yang ngga taat di ruang publik suka kesel juga), dan kesepian. Ada lagi sebenernya, tentang suatu 'pengakuan' yang ngga bisa gw jelaskan di sini. Sangat-sangat menguji kesabaran gw. Entah gw merasa udah kaya ngga bisa sesabar dulu. Emosinya selalu terpancing. Mungkin kalo kemarahan gw udah sampe puncak bisa mencak-mencak orang tanpa sadar. 

Rasanya kalo udah kaya gini pengen hiking,ikut kegiatan alam,ikut kegiatan sosial,sendiri dzikir-baca Quran di masjid yang luas dan sejuk, Bener-bener menggunakan waktu weekend/pulang kerja untuk hobi. Entah gw merasa enough terhadap kenge'force'an gw terhadap hal-hal/pekerjaan yang memicu stress. Kalo kaya gini bisa gampang sakit,ngga cuma sakit jasmani,jiwa juga. Pengen fokus aja di bidang yang beda sama kerjaan kantor pas weekend-nya. Kaya yang biasa gw lakuin,bikin pesenan gambar. Dan kalo lagi kaya gini ngga baik sendirian. Bisa bikin berhalusinasi yang ngga-ngga. 

Yah intinya pengen bahagia jasmani dan rohani. Ngga perlu lah terlalu keras nyari tambahan rejeki. Kadang gw suka mikir yah cewe ini,udah kerja pula. Dengan hobi santai juga bisa ngehasilin rejeki. Lebih baik waktunya dipake buat ber-relasi sama temen-temen baru yang sehobi. Sayangnya sejak sekitar awal taun udah ninggalin banget sebuah komunitas yang sesuai hobi. Terlalu kepikiran/stress sama hal-hal yang gw kerjaan yang bikin gw stress justru. Pengen mengahpus hal-hal yang selalu bikin gw emosi.Kayanya fan-girling kaya dulu lebih bahagia dan bisa banget jadi pelipur lara yang cukup ampuh. Rasanya pengen move on  

Sunday, May 4, 2014

[OPINI] Sinetron Indo Menjiplak Drama Negri Ginseng

28 April 2014 lalu. Penggemar drama Korea di Indonesia digemparkan dengan kehadiran sebuah sinetron baru yang berjudul ‘Kau yang Berasal Dari Bintang’. Marah, malu, mungkin dua dari sekian banyak emosi yang timbul dikarenakan sinetron yang dibintangi Nikita Willy dan Morgan Oey tersebut dilansir telah menjiplak drama Korea ‘You Who Comes From The Star’ (YWCFTS) tanpa bukti yang jelas bahwa sinetron tersebut telah secara resmi membeli hak cipta pihak terkait untuk membuat remake-nya di Indonesia.

Beberapa alasan yang kemungkinan timbul dari amarah para penggemar drama Korea tersebut:
- Tidak rela drama Korea yang mereka gandrungi tersebut dijiplak oleh stasiun TV lokal
- Peran Kim Soo Hyun yang dikenal sebagai salah satu actor drama terbaik di Korea harus disandingkan dengan Morgan Oey yang notabennya adalah mantan anggota boyband dengan kemampuan acting yang sangat pas-pasan. Peran Jun Ji Hyun yang dikenal sebagai aktris senior Korea dengan usianya yang sudah menginjak kepala 3, salah satu filmnya ‘My Sassy Girl’ di awal tahun 2000an sempat menjadi sorotan dunia, harus disandingkan dengan Nikita Willy yang meski telah banyak membintangi berbagai macam sinetron namun acting dan karakternya masih sangat jauh menyeimbangi peran Cheon Song Yi yang sangat unik
- Secara individu ketenaran pemain. Morgan yang adalah mantan anggota boyband pastinya tidak banyak disukai penggemar Korea di Indonesia, plus acting yang masih minim. Sedangkan Nikita, mohon maaf dengan sangat, sosok dia pun bahkan banyak tidak disukai baik oleh para penggemar Korea serta mereka yang berada di luar kelompok tersebut,karna di usianya yang belum terlalu dewasa namun ia sudah berpenampilan yang tidak sesuai dengan usianya
- Poster promosi drama yang sayangnya masih terkesan ‘murah’ jika dibandingkan dengan poster drama aslinya. Kalo gue liat, Morgan-nya masih cukup pas, tapi Nikita dengan pose gigit jarinya itu, maaf sekali anda sama sekali tidak berhasil mencuri perhatian penonton dengan pose seperti itu
- Malu, karna jika dilihat secara keseluruhan, perbandingan drama asli dengan jiplakannya adalah layaknya langit dan bumi,dan mau tidak mau nama negara pun jadi ikut terkait

Apa saja akibat yang akhirnya timbul akibat aksi penjiplakan tersebut?
- Nama Indonesia tercoreng di mata asia, bahkan dunia
- Semakin banyak orang-orang narrow-minded yang benci dengan tanah kelahirannya sendiri tanpa alasan yang jelas dan masuk akal
- Masuk media internasional semacam Soompi,Allkpop, dan bahkan media cetak Cina
- Nikita Willy dan Morgan Oey semakin dibenci oleh masyarakat Indonesia
- Akan semakin banyak orang-orang yang menjadi fanatik dengan drama/film karya luar negri

Pendapat sendiri tentang masalah ini:
- Makanya…kalo mau jiplak/nyadur, mending ambil rentang waktu tayang yang jauh banget dari drama asli, ambil inti ceritanya saja, jangan sampai jiplak dialognya juga
- Makanya…kalo mau jiplak/nyadur, ambil drama Korea yang ngga terkenal, yang pemerannya juga bukan tokoh-tokoh terkenal dengan kemampuan acting yang sudah diperhitungkan hingga bahkan oleh negara lain
- Makanya…kalo mau jiplak/nyadur, ambil drama Korea yang ceritanya ringan, jangan yang konsepnya kuat dengan unsur-unsur sejarah/ilmiah kaya YWCFTS. Buktinya waktu sinetron yang dulu banget sempet ngikutin Meteor Garden kan ngga santer-santer banget dituduh ngejiplak
- Sedih sebenernya ujung-ujugnya negara kita yang jadi kena imbasnya. Padahal baru kemaren-kemaren banget, film The Raid habis dipuja-puji di mana-mana. Iya sih,film. Ya film. Memang benar bisa dibilang kalo menurut gue sinetron kita itu sa*p*h. Aktris dan aktor terbaik kita mayoritas lebih sering muncul di layar bioskop ketimbang sinetron. Jadi..buat yang langsung nge-judge benci sama Indonesia,rajin-rajinlah anda menikmati film-film karya anak bangsa,misal merasa masih kurang sreg sama tema-tema yang muncul di bioskop komersil,silahkan nonton film-film indie. Seharusnya kalian bangga. Walaupun produksi film kita belum mampu menghasilkan efek keren semacam film-film tema fantasi Amerika
- Sempet kepikiran sih,kalo misal seandainya kita boleh nyadur,yang pastinya sudah ada izin,kaya Korea, Taiwan, dan Jepang yang satu sama lainnya suka me-remake beberapa serial drama. Gimana kalo Nikita Willy diganti sama Luna Maya, terus itu Morgan diganti sama Adipati Dolken. Sama mereka yang masih aktif di sinetron,ngga mungkin lah ya milih yang standarnya udah total film banget. Just opinion sih,haha.. Yah mending ga usah nyadur juga sebaiknya. Menurut gue kalo Luna Maya seenggaknya bisa acting yang agak2 ngga karuan dan bisa gila-gilaan dibanding Nikita Willy yang..duh…haha, kemampuan actingnya cuma gitu-gitu aja,sama sekali ngga dapet karakternya. Sorry to say,tapi kalo menurut gue aktor dan aktris RCTI adalah yang actingnya paling membosankan dan ngga punya karakter yang kuat (Sumpah ini bukan berarti gue suka nonton sinetron). Meskipun Dude Herlino banyak dipuja-puja ya,menurut gue acting dia itu…biasa aja,haha *dihujat fansnya. Kalo Adipati Dolken, sepertinya actingnya cukup baik,karna dia juga sempet main film juga,sama kaya Luna Maya. Susah lho karakter Do Min Joon,susah banget. Harus bisa bikin karakter dengan ekspresi yang datar,serius,dewasa (tapi tampang masih keliatan muda),tapi romantis yang pake banget
- Actor dan aktris sinetron kita sepertinya harus dimasukin sekolah teater,seriusan L Karna bener-bener kalo liat sinetron jiplakan itu,karakter dan chemistrynya sama sekali ngga dapet. Sama…sekali. Keliatan dari sorot matanya
- Karakter Indonesia itu menurut gue jauh dengan negara-negara Asia Timur. Mungkin Jepang,Korea,Taiwan dan Cina satu sama lainnya saling me-remake drama masing-masing. Tapi karakter negri kita itu beda dengan mereka,walaupun masih sama-sama ketimuran. Jadi sangat disarankan tidak menyadur serial drama dari mereka. Menurut gue sebenernya karakter negara kita cukup lebih kuat dari mereka. Mereka unggul karna promosi yang sudah mampu mendunia dan kebetulan wajah-wajah pemerannya mulus-mulus kaya tokoh komik. Sempet dulu ada sinetron yang bagus,gue nonton dan sama sekali ngga nyesel udah nonton. Di channel ‘Ikan Terbang’, re-make dari Galih dan Ratna-nya Rano Karno. Waktu itu diperanin sama Paundra Karna dan Ratna Galih. Wardrobe mereka juga santun,pemeran antagonisnya pun masih berpakaian yang santun. Jumlah episodenya juga terbilang sedikit, endingnya bisa dibilang ngga mainstream kaya sinetron lain, atau bahkan sinetron lain ngga ada endingnya ya,hahaha…


Kira-kira seperti itulah opini dari gue, mohon maaf jika kiranya ada pihak-pihak yang tersinggung. Karna gue juga berusaha untuk objektif,ngga juga mungkin ya..hmm,baiklah.bukan karna tidak suka terhadap pihak-pihak tertentu

Saturday, April 5, 2014

selamat ya wind.semoga bahagia,ngga sedih-sedih lagi.semoga kuat.semoga bahagia.semoga bisa jadi orang yang berarti bagi orang lain.semoga bahagia.semoga tabah dan kuat.semoga mandiri.
Cute Line Smiley Cute Line Smiley Cute Line Smiley